Cara Mempercepat Loading Blog Website Hingga 70%

Banyak sekali optimasi yang perlu dilakukan oleh pengguna website seperti kita, ada beberapa hal penting yang perlu kalian ketahui yaitu tentang kecepatan website kita.

Suatu halaman website membutuhkan waktu agar dapat terbuka secara keseluruhan, tidak semua waktu yang dibutuhkan sama, tiap-tiap website memiliki kecepatan waktu sendiri dan semua itu tergantung dari isi keseluruhan web si pengguna.

Struktur data, gambar, video, widget jenis font, lebar web, panduan warna termasuk hosting dan domain (terutama pengguna top level domain) semua itu ada hubungannya dengan kecepatan website seseorang.

Perlu diketahui juga untuk dapat menduduki 10 halaman google itu perlu kecepatan web yang bagus, apalagi masuk pada halaman pertama google. Google sendiri sudah menerangkan kepada pengguna website bahwa kecepatan suatu laman sangat dibutuhkan untuk dapat bersaing dengan jutaan pengguna lainnya. Meskipun artikel yang anda miliki 100% unik buatan tangan sendiri dan sangat bermanfaat akan informasi, namun disini hal yang perlu diingat adalah pengalaman pengguna itu sendiri katakanlah pengunjung situs anda.

Cara Mempercepat Loading Blog Website Hingga 70% - www.aciltips.com
Cara Mempercepat Loading Blog Website Hingga 70% - www.aciltips.com

Pengunjung atau visitor tidak akan betah pada halaman web yang memiliki loading terlalu lambat, mereka pasti akan jenuh dan segera meninggalkan situs anda dan mencari informasi yang dibutuhkannya dari situs lain. Oleh karenanya mengingat begitu pentingnya hal ini sebaiknya segeralah perbaiki kecepatan situs web anda. Bagaimana caranaya? Oke silahkan simak saja tips dibawah ini.

Cara Mempercepat Loading Blog Website :

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menguji nilai kecepatan website kita terlebih dahulu, silahkan kunjungi salah satu dari situs berikut ini :
- Gtmetrix.com
- developers.google.com/speed/pagespeed
Kemudian masukkan Url website anda disana. Lalu coba catat nilai kecepatan dari hasil pengecekan melalui 2 situs diatas, jika kira-kira nilainya buruk silahkan lakukan perbaikan dengan cara mengikuti langkah-langkah dibawah ini.

1. Template
Template apa yang anda gunakan? Perlu diketahui fakto utama berat ringannya suatu webisite adalah diukur dari kualitas template yang digunakan. Dalam template biasanya terdapat kode script yang berbeda-beda. Sangat disarankan untuk anda menggunkan template Premium agar lebih hasil kecepatan webnya lebih memuaskan. Cari juga template yang tidak banyak mengandung script-scriptnya meskipun itu template premium sekalipun.

2. Jumlah Widget
Memasang widget memang penting untuk pengunjung situs kita, namun pastikan widget-widget yang dipasang yang bermanfaat saja. Hapus saja widget yang tidak berguna dan bikin berat loading, cukup pasang widget popular post, label dan recent post. Lainnya tidak begitu penting (menurut saya).

3. Kompres Gambar
Biasanya hal ini sering diabaikan dan banyak yang tidak tahu bahwa gambar sebelum di upload dalam postingan hendaknya kita perlu mengkompresnya terlebih dahulu untuk mengurangi besarnya kapasitas dari gambar tersebut. Saya sendiri menggunakan aplikasi kompres yang bernama FILEminimizer Pictures. Sebelum meng-upload gambar saya selalu mengkompresnya menggunakan aplikasi tersebut terlebih dahulu. FILEminimizer Pictures dapat anda cari di internet.

4. Batasi Jumlah Iklan
Menyediakan slot iklan memanglah tujuan utama dari si pembuat website, namun tidak perlu berlebihan cukup 1 dan maskimal 3 saja sudah sangat memenuhi kebutuhan standard dari kecepatan website kita.

5. Hindari Menggunakan Gambar pada Background di Template
Pemakaiain gambar di pada background memanglah suatu keindahan tersendiri bagi suatu website, seakan-akan website terlihat lebih elite dan profesioanal. Tapi efek sampingnya adalah dapat berpengaruh buruk dengan kecepatan website itu sendiri. Sebaiknya diberi warna saja, dan warna yang paling direkomendasikan adalah putih atau abu-abu.

6. Setting Font dan Warna di Template
Font yang bagus dan baik digunakan adalah seperti Arial, Sans-serif, Verdana. Untuk ukuran font itu sendiri sebaiknya digunakan anata 13px-14px dan jangan terlalu banyak memperbesar atau menebalkan font, hindari juga berlebihan menggunakan garis bawah pada text-decoration dan garis miring. Sedangkan warna text sebaiknya hitam, warna link sebaiknya biru. Cukup 2 warna hitam dan biru saja sudah cukup. Intinya disini adalah kesederhanaan.

7. Ubah Type Script
Coba lihat kode script dalam template sobat, biasanya diawali dengan tag seperti ini <script> , ubah semua tag <script>  menjadi <script type='text/javascript'>

Contoh :
<script>
bla...bla...bla......
bla...bla...bla......
</script>

Ubah menjadi:
<script type='text/javascript'>
bla...bla...bla......
bla...bla...bla......
</script>

8. Pastikan Kode Jquery Tidak Lebih Dari 1
Kode jquery merupakan kode script yang biasanya terdapat dalam template, pastikan kode ini tidak lebih dari 1, karena jika lebih biasanya akan menyebabkan konflik pada web itu sendir dan loading website juga ikut terancam. Namun jika kode ini tidak ada dalam template malah lebih bagus, tapi bukan berarti kode ini harus dihapus, sebab jika dihapus akan ada script yang tidak berfungsi misalnya menu navigation yang bertipe dropdown biasanya terdapat pada setiap template responsive. Jika kode jquey dihapus maka menu navigasinya tidak berfungsi lagi, ada juga yang jika dihapus jquery nya tampilan web menjadi berantakan. Intinya kode ini tidak boleh lebih dari 1.

9. Periksa Lagi DNS Server Anda
Melalui apa anda hosting atau dimana anda membeli domain? Jika hosting dari blogger atau wordpress bukanlah suatu masalah, karena DNS nya sudah di setting semaksimal mungkin untuk penggunanya, tapi bagaimana dengan website anda yang memiliki hosting tersendiri? Bisa saja tempat anda membeli hosting bermasalah dengan DNS nya. Jika hal ini terjadi sebaiknya ganti hosting lain atau gunakan default dari blogger atau wordpress. Untuk domain (khususnya Top Level Domain) bisa juga mengalami hal serupa, pastikan membeli domain dari situs terpercaya dan sudah terkenal seperti Godaddy, rumahhosting, idwebhost dan kuncihost (sesuai pengalaman).

Demikianlah cara mempercepat loading website, setelah melakukan 9 perbaikan seperti diatas coba cek kembali hasilnya melalui situs Gtmetrix.com atau developers.google.com/speed/pagespeed. Lihat perubahan sebelumnya. Semoga bermanfaat ....

0 Response to "Cara Mempercepat Loading Blog Website Hingga 70%"

Post a Comment